Pada pekan ke-37 Serie A, pemuncak klasemen Inter Milan akan menjamu tim tamu Verona yang terpuruk di zona degradasi di Stadion Meazza. Duel antara tim peringkat teratas dan terbawah di klasemen ini tampak seolah tanpa suspense, namun dari data handicap dalam yang dipasang perusahaan Asia, apakah tuan rumah bisa menang dengan selisih lebih dari dua gol masih menyisakan ruang perdebatan.
Persentase kemenangan kandang tuan rumah musim ini mendekati 78%, dengan rata-rata mencetak 2,72 gol per laga, menjadikan lini serang mereka yang paling tajam di liga. Dalam enam laga terakhir, mereka bahkan meraih 5 kemenangan dan 1 imbang, dengan performa yang terus berada di level tinggi. Absennya gelandang bertahan Hakan Çalhanoğlu memang punya dampak tertentu pada pengaturan permainan di lini tengah, tetapi secara keseluruhan kekuatan skuad mereka masih jauh lebih baik daripada lawan. Di sisi lain, tim tamu hanya mengoleksi 3 kemenangan sepanjang musim, dengan rata-rata kebobolan 1,78 gol per laga tandang. Dalam enam laga terakhir, mereka bahkan gagal mencetak gol dan hanya membuat 2 gol, sehingga baik lini serang maupun pertahanan sama-sama berada dalam titik terendah.
Namun, perusahaan Asia pada umumnya membuka handicap awal dengan tuan rumah memberi dua gol, dan beberapa institusi kemudian menyesuaikannya ke satu setengah/dua gol. Meski odds kemenangan Inter Milan di perusahaan Eropa utama memang ditekan sangat rendah, kemampuan mereka untuk menembus handicap dalam kondisi seperti ini tetap perlu dicermati. Dalam 10 pertemuan terakhir, tuan rumah mendominasi dengan 9 kemenangan dan 1 imbang, tetapi tingkat kemenangan handicap mereka hanya 40%. Pada lima pertemuan terakhir, hanya sekali mereka menang dengan selisih lebih dari dua gol. Saat menghadapi lawan tangguh seperti Juventus dan AC Milan belakangan ini, Verona memang kalah, tetapi semuanya hanya dengan selisih satu gol, menunjukkan ketangguhan tertentu dalam bertahan rapat. Dengan mempertimbangkan tekanan handicap yang dalam serta kecenderungan tim tamu bermain konservatif saat menghadapi lawan kuat, tuan rumah memang lebih unggul dalam kualitas, tetapi meraih kemenangan meyakinkan dengan selisih lebih dari dua gol bukan perkara mudah.