Laga ini merupakan duel pada putaran pertama fase grup Piala Dunia. Dari efisiensi serangan kedua tim belakangan ini, gaya taktik, serta pergerakan handicap, total gol tampaknya sangat sulit melebihi 2 gol.
Pertama, performa lini serang Swedia belakangan ini sedang buruk. Dalam 10 pertandingan terakhir, Swedia hanya mencetak 13 gol, rata-rata 1,3 gol per laga, dan ada beberapa pertandingan di mana mereka gagal mencetak gol atau hanya mencetak 1 gol. Saat menghadapi lawan dengan organisasi pertahanan yang rapat, masalah satu dimensi dalam cara menyerang tim ini terlihat jelas. Dalam 6 laga terakhir, mereka hanya menang 1 kali, performanya terus menurun, dan lini serang pun sulit memberi kepercayaan.
Kedua, Tunisia memiliki gaya bermain yang mengutamakan pertahanan. Tunisia adalah tim Afrika yang khas dengan orientasi defensif, disiplin taktik yang kuat, dan dalam 10 pertandingan terakhir hanya kebobolan 13 gol, rata-rata 1,3 gol per laga. Saat menghadapi tim-tim kuat Eropa seperti Belgia dan Austria, mereka juga mampu mengendalikan jumlah kebobolan. Pada laga pembuka Piala Dunia, Tunisia tentu akan mengutamakan kehati-hatian dan tidak akan tergesa-gesa menyerang.
Dari sisi handicap, perusahaan-perusahaan utama hanya membuka line gol 2/2,5, sementara harga untuk over umumnya berada di kisaran tinggi 0,94-1,06. Ini menunjukkan bandar jelas kurang percaya diri terhadap tembusnya over. Dalam situasi Swedia yang tumpul di depan dan Tunisia yang mengutamakan pertahanan, line tipis 2/2,5 gol dengan harga tinggi justru lebih mengarah ke under.
Secara keseluruhan, efisiensi serangan Swedia rendah, pertahanan Tunisia solid, dan pada laga pembuka Piala Dunia kedua tim diperkirakan bermain hati-hati. Handicap yang dibuka tipis dengan harga tinggi tidak mendukung over.