Pertama-tama kita lihat pergerakan handicap. Pada tahap opening, banyak bandar memasang Inggris dengan handicap satu setengah/dua gol, dengan water level tim tuan rumah berada di kisaran rendah 0,81 hingga 0,87. Namun saat memasuki jendela jelang laga, handicap mengalami penyesuaian kolektif, mayoritas bandar naik dari satu setengah/dua ke dua gol bahkan dua gol/dua setengah gol. Bersamaan dengan kenaikan handicap, water level tim tuan rumah bukan malah turun, tetapi justru melonjak tajam dari level rendah pada opening. Sebagian perusahaan yang tetap bertahan di handicap dua gol, water level tim tuan rumah anjlok dari 0,81 pada awal menjadi posisi sangat rendah 0,73 hingga 0,76, sementara water level tim tamu dinaikkan ke 1,09 hingga 1,11. Ada pula bandar yang menaikkan ke handicap dua gol/dua setengah gol, di mana water level tim tuan rumah bahkan didorong ke atas 1,00. Kenaikan handicap disertai perbedaan besar pada water level tim tuan rumah menunjukkan struktur pasar yang kacau, menandakan keyakinan bandar terhadap kemenangan besar Inggris tidak seragam; sebagian perusahaan sedang menggunakan handicap dalam dengan water level tinggi untuk menarik dana mengalir ke tim unggulan.
Dari sisi fundamental, ada juga dasar yang mendukung. Dalam 10 pertandingan terakhir, Inggris memang mencatat persentase kemenangan 70 persen, tetapi jika dilihat dari skornya, 7 laga berakhir dengan total gol tidak melebihi 2. Daya juang lini serang dalam laga uji coba memang selalu menjadi pertanyaan. Pada pertandingan terakhir di tempat netral melawan Selandia Baru, di bawah handicap dalam dua setengah gol mereka hanya menang tipis 1-0. Piala Dunia sudah di depan mata, kebutuhan utama Inggris adalah menghindari cedera dan memadukan tim, bukan mengejar kemenangan besar yang meyakinkan. Waktu bermain para pemain inti pasti akan dikontrol ketat, dan begitu rotasi besar dilakukan, efisiensi serangan di lini depan akan turun secara signifikan.
Kosta Rika memang secara keseluruhan jauh di bawah Inggris, tetapi dalam 10 laga terakhir mereka mencatat tingkat tak terkalahkan 70 persen, dengan karakter hasil imbang yang cukup menonjol. Saat menghadapi tim kuat seperti Kolombia dan Amerika Serikat, mereka masih bisa mencetak gol, jadi bukan tim yang sama sekali tak berdaya. Dari rekor pertemuan, kedua tim sebelumnya sudah dua kali bertemu, dengan hasil Inggris 1 menang dan 1 imbang; termasuk di fase grup Piala Dunia 2014 yang berakhir tanpa gol 0-0. Sepertinya Kosta Rika selalu punya ketangguhan yang sulit dipatahkan saat menghadapi Inggris.
Jika digabungkan antara sinyal kenaikan handicap namun water level yang kacau, serta tradisi Inggris yang cenderung menahan tenaga di laga uji coba, tim tamu yang mampu bertahan di batas dua gol layak diperhatikan. Prediksi skor: Inggris menang 2-0 atau 1-0.