Mayoritas perusahaan papan awalnya secara umum memberikan handicap berat tuan rumah -1,5, namun handicap live justru turun menjadi tuan rumah -1,25, sementara nilai air untuk tim tuan rumah naik dari kisaran rendah-menengah sekitar 0,80 ke level tinggi di atas 1,00, bahkan sebagian institusi menunjukkan tanda-tanda penurunan handicap lebih lanjut. Dengan Bragantino RB bermain di kandang dan membutuhkan poin untuk lolos, penurunan handicap dan kenaikan nilai air yang begitu besar menunjukkan keyakinan institusi terhadap kemenangan besar tim tuan rumah jelas tidak memadai.
Selain itu, tim tuan rumah juga dilanda masalah cedera yang serius. Bragantino RB kehilangan hingga tujuh pemain, termasuk gelandang inti Fabinho, David Gomes, serta bek Guzman Rodriguez dan sejumlah pemain kunci lainnya, sehingga lini serang dan pertahanan sama-sama terpukul. Dengan absennya banyak pemain seperti ini, kekuatan tim secara keseluruhan jelas menurun drastis, dan untuk menang dengan selisih lebih dari dua gol akan sangat sulit.
Di sisi lain, tim tamu Carabobo memang catatan tandang mereka biasa saja, tetapi mereka memiliki ketangguhan tertentu di lini pertahanan. Dalam enam laga tandang terakhir, mereka tak terkalahkan di empat di antaranya, dan pada pertemuan pertama fase grup mereka juga berhasil mengalahkan Bragantino RB 1-0 di kandang sendiri, sehingga secara mental mereka tidak gentar menghadapi lawan.
Secara keseluruhan, dengan tuan rumah yang dilanda badai cedera dan handicap yang turun cukup jauh, laga ini lebih layak mengunggulkan Carabobo untuk kalah paling banyak satu gol di kandang lawan, bahkan berpeluang membawa pulang poin.