Göteborg mengawali musim ini dengan buruk, baru meraih 1 kemenangan dari 8 laga dan terpuruk di zona degradasi. Di kandang, mereka belum menang dalam 3 pertandingan dan bahkan belum mencetak satu gol pun, sehingga lini serang bisa dibilang benar-benar macet. Namun, justru kondisi yang sangat terpuruk ini memberi celah bagi potensi kebangkitan pada laga ini.
Mjällby memang bertengger di peringkat kelima, tetapi belakangan lini pertahanan mereka mendapat pukulan berat — bek tengah utama Miettinen dan gelandang bertahan Gustafson sama-sama absen karena skorsing. Poros lini tengah dan inti pertahanan hilang bersamaan, sehingga sistem bertahan mereka terancam berantakan. Perlu diingat, dalam 5 laga tandang Mjällby sudah kebobolan 7 gol, yang sejak awal pun belum terlalu solid. Kini, dengan dua pemain bertahan andalan absen, celah di lini belakang mereka diperkirakan akan makin besar.
Dari sisi handicap, beberapa bandar awalnya membuka Mjällby sebagai tim tamu dengan setengah bola, tetapi kini sudah serentak disesuaikan menjadi handicap imbang. Selain itu, harga tuan rumah juga turun dari level tinggi, menandakan kepercayaan pasar terhadap kemenangan tim tamu mulai melemah. Beberapa perusahaan seperti Interwet bahkan menurunkan lini dari tim tamu setengah bola ke imbang, menunjukkan perubahan sikap yang sangat jelas.
Meski Göteborg tumpul di kandang, menghadapi lawan dengan lini belakang yang pincang memberi mereka peluang lebih besar untuk meraih poin. Pada laga ini, Göteborg diperkirakan mampu memanfaatkan keunggulan kandang untuk mengakhiri tren buruk dan setidaknya mengamankan satu hasil imbang.