Laga ini, yang paling layak diperhatikan adalah pergerakan kolektif pada pasar total gol.
Banyak institusi utama di Eropa membuka lini awal di 2,5/3 gol, tetapi dalam beberapa jam sebelum kick-off mereka serempak melakukan hal yang sama: menaikkan handicap. Sebagian perusahaan langsung menggeser ke 3 gol, sementara harga untuk over justru ditekan ke sekitar 0,75. Sejumlah institusi Asia memang tetap bertahan di batas 2,5/3 gol, tetapi harga over didorong ke level rendah 0,71. Operasi seperti menaikkan handicap disertai penurunan harga, atau garis tipis dengan harga super rendah, menunjukkan bahwa bandar aktif menurunkan risiko pembayaran pada arah over, dan pasar terhadap over cenderung semakin sepakat.
Faktor fundamental dan handicap juga saling mendukung. Tim tuan rumah musim ini rata-rata mencetak 2,09 gol per laga, dan dalam 6 pertandingan terakhir bahkan rata-rata 2,5 gol, dengan 4 laga di antaranya total golnya menembus 3 gol. Tim tamu dalam 10 laga terakhir memiliki tingkat over sebesar 60 persen, sementara pertahanan tandang mereka tidak solid, dan dalam lima laga tandang terakhir selalu kebobolan. Kedua tim berada di posisi ketiga dan keempat, selisih poin sangat rapat, motivasi tinggi, dan jika salah satu tim bermain terlalu konservatif, mereka justru akan berada dalam posisi yang lebih pasif.
Handicap dari 2,5/3 gol terus didorong pasar hingga menjadi 3 gol, sebuah penyesuaian sebesar ini tidak umum terjadi di Liga Polandia. Dengan kondisi seperti ini, laga ini sangat berpeluang menghadirkan duel saling serang.