Final Piala Prancis digelar di tempat netral, dengan Lens menghadapi Nice. Dari klasemen liga, Lens berada di peringkat 2 Ligue 1, sementara Nice hanya menempati posisi 16, sehingga ada kesenjangan kekuatan yang jelas. Musim ini, Lens mencatat 14 kemenangan, 0 imbang, dan 3 kekalahan dalam 17 laga kandang, dengan persentase kemenangan kandang mencapai 82,4%; mereka sangat dominan di kedua sisi permainan. Sementara itu, Nice hanya meraih 3 kemenangan, 3 imbang, dan 11 kekalahan dalam 17 laga tandang, dengan tingkat kekalahan tandang mendekati 65%.
Handicap Asia untuk laga ini dibuka pada setengah bola/satu bola, lalu saat mendekati pertandingan naik menjadi satu bola, dengan nilai tuan rumah turun dari kisaran 0,84-0,99 ke level menengah-rendah 0,86-0,93. Kenaikan handicap disertai penurunan nilai ini, secara kasat mata, terlihat sebagai sinyal meningkatnya kepercayaan institusi terhadap Lens.
Namun, handicap ini perlu dibaca dalam konteks final Piala Prancis. Musim ini Lens menyapu bersih Nice di liga, menang 2-0 di kandang dan imbang 1-1 di tandang, sehingga memiliki keunggulan psikologis yang jelas. Akan tetapi, di balik fundamental yang begitu kuat, handicap awal setengah/satu bola belum menunjukkan hambatan yang memadai; kenaikan menjadi satu bola saat mendekati laga lebih tampak sebagai penyesuaian pasif mengikuti panasnya pasar, bukan bentuk dukungan aktif dari bandar. Handicap satu bola berarti Lens cukup menang dengan selisih satu gol agar tidak kalah handicap, sehingga ambang batasnya tidak tinggi dan minat pada sisi atas sulit terdistribusi.
Dari sisi odds Eropa, odds kemenangan tuan rumah turun dari kisaran 1,65-1,70 menjadi 1,55-1,60, odds seri naik dari 3,60-3,80 ke 4,00-4,20, sementara kemenangan tandang naik dari 5,00-5,50 ke 6,00-6,50. Institusi menekan odds kemenangan tuan rumah untuk mengalihkan arus dana ke Lens, tetapi kenaikan pada odds seri dan kemenangan tandang tidak terlalu besar, sehingga belum sepenuhnya menutup kemungkinan Nice membuat kejutan.
Meski performa Nice di liga buruk, laga piala selalu punya logika yang berbeda. Di semifinal Piala Prancis, Nice menang 2-0 atas Strasbourg di kandang lawan untuk lolos, menunjukkan fokus mereka di ajang piala. Dari sisi skuad, Lens kehilangan tiga pemain bertahan, termasuk kiper utama Gurtner, sehingga stabilitas lini belakang patut dipertanyakan.
Secara keseluruhan, handicap dibuka cukup dalam tetapi panas pasar terkonsentrasi di pihak Lens, sementara ketangguhan Nice di ajang piala tidak boleh diremehkan. Pada laga ini, Nice berpeluang menahan handicap dalam waktu normal.