Werder Bremen hanya selangkah dari zona degradasi, sementara Borussia Dortmund sedang melakukan perhitungan akhir untuk tiket Liga Champions. Di klasemen, jarak keduanya mencapai 38 poin, tetapi laga sore terakhir di Weserstadion sama sekali tidak terasa seperti panggung bagi tim tamu untuk berpamitan dengan mudah.
Dominasi Borussia Dortmund di laga tandang tidak se-mengintimidasi posisinya di klasemen. Dalam lima laga tandang terakhir, mereka kalah dua kali, salah satunya 0-1 dari Borussia Mönchengladbach. Bremen memang berada di peringkat ketiga dari bawah, tetapi saat menghadapi tim-tim kuat di kandang, mereka jarang benar-benar runtuh—kalah tipis dari Leipzig, kalah tipis dari Stuttgart, dan pernah mengalahkan Hamburg. Naluri bertahan hidup mereka di tepi Sungai Weser sering kali lebih kuat daripada angka-angka statistik.
Lini serang Bremen memang tumpul, tetapi lini bek tengah Borussia Dortmund dihantam badai cedera—Emre Can mengalami robekan ligamen krusiat, Anton tidak fit, dan Bensebaini mengalami cedera pergelangan kaki. Sebuah pertahanan darurat seperti ini belum tentu bisa pulang dengan selamat dari markas tim yang sedang berjuang menghindari degradasi. Pada laga perpisahan di Weserstadion, Bremen tidak akan melepas kesempatan ini begitu saja