Kedua tim memiliki jarak yang jelas di klasemen. Tim tuan rumah mengoleksi 39 poin dan berada di posisi ketiga playoff juara, sementara tim tamu terpuruk di dasar klasemen dengan 27 poin. Namun, arah pertandingan ini bisa jadi jauh lebih rumit daripada yang ditunjukkan posisi mereka.
Performa terkini Gent sebenarnya tidak seburuk yang tergambar dari poin mereka. Dalam sepuluh laga terakhir, mereka meraih tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan, dengan tingkat tak terkalahkan mencapai 70 persen. Mereka sempat menahan imbang Union Saint-Gilloise di kandang lawan dan mengalahkan Dender, menandakan tim ini tidak gentar saat menghadapi lawan kuat. Sementara itu, stabilitas Sint-Truiden belakangan ini patut diragukan — mereka bisa mengalahkan Union Saint-Gilloise dan Anderlecht, tetapi juga bisa kalah dari Club Brugge dan Genk, sehingga penampilannya naik-turun.
Cedera di kubu Gent memang cukup serius, dengan empat pemain absen di lini pertahanan. Namun, Sint-Truiden juga kehilangan gelandang inti Ryotaro Yamamoto dan Mujah, sehingga kontrol di lini tengah akan terdampak. Kedua tim sama-sama kehilangan pemain penting, sehingga jarak kualitas di antara mereka menjadi semakin dekat.
Dalam rekor pertemuan, Gent sedikit unggul atas tuan rumah dengan catatan empat kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan. Di playoff juara, Gent yang berada di dasar klasemen masih memiliki peluang teoritis untuk mengejar, sehingga motivasi mereka tidak akan kalah dari tuan rumah. Keuntungan bermain di kandang Stadion Stayen memang nyata, tetapi peluang Gent untuk membawa pulang poin tidak boleh diabaikan.