Halmstad baru mengoleksi 2 poin di klasemen musim ini. Tujuh pertandingan, nol menang, dua imbang, lima kalah, mencetak 4 gol dan kebobolan 14 gol. Ini adalah catatan terburuk di seluruh Liga Swedia, tidak ada tandingannya.
Elfsborg berdiri di sisi lain klasemen. 14 poin, peringkat ketiga, empat menang, dua imbang, satu kalah, mencetak 11 gol dan kebobolan 6 gol. Satu tim sedang menyiapkan diri untuk tiket kompetisi Eropa, satu tim lagi tengah berjuang habis-habisan untuk bertahan di liga.
Namun, handicap awal yang diberikan tidak sepenuhnya sejalan dengan klasemen. Elfsborg di kandang lawan memberi setengah gol, dengan water level yang didorong ke posisi yang kurang nyaman, sementara arah tuan rumah justru ditekan lebih rendah. Ini bukan handicap klasik tim papan atas melawan juru kunci—kalau memang bandar benar-benar yakin Elfsborg bisa dengan mudah membawa pulang tiga poin, pihak yang diunggulkan tidak seharusnya mendapat water level rendah.
Data kandang Halmstad memang buruk. Tiga laga, satu imbang, dua kalah, mencetak 2 gol dan kebobolan 7 gol. Tapi jika dicermati, dua dari tiga laga itu menghadapi tim papan tengah, dan semuanya hanya kalah tipis satu gol. Tim ini jarang benar-benar dibobol di kandang. Catatan tandang Elfsborg juga belum terlalu meyakinkan—tiga laga tandang, satu menang, satu imbang, satu kalah, mencetak 4 gol dan kebobolan 4 gol, selisih gol nol. Mereka bisa menang, tapi tidak dengan mudah.
Rekor pertemuan historis sepenuhnya condong ke Elfsborg. Dari 10 pertemuan terakhir, tim tamu menang delapan kali. Namun angka ini juga punya masa berlaku—pertemuan terakhir Halmstad menjamu Elfsborg hanya kalah satu gol, dan sebelum itu mereka pernah imbang dan bahkan menang di kandang. Rekor head-to-head memang seperti cermin, tetapi bukan buku ramalan.
Serangan Halmstad adalah titik lemah terbesar. Rata-rata hanya 0,57 gol per laga, lini belakang mana pun tidak akan terlalu khawatir menghadapi serangan seperti ini. Tapi efisiensi gol tandang Elfsborg juga hanya 1,33 gol per laga, belum cukup untuk memastikan mereka bisa menyelesaikan semua pertandingan hanya dengan mengandalkan serangan.
Ini adalah laga klasik yang penuh pertentangan. Klasemen menunjukkan ketimpangan, handicap berkata belum tentu, dan sudah seharusnya tuan rumah menjaga martabat mereka di kandang.