Oke, kawan-kawan, mari kita bahas laga babak 16 besar antara juara bertahan Argentina dan Mesir, yang akan dimulai tengah malam waktu kita di Atlanta.
Mari mulai dari fakta yang sudah pasti. Argentina memuncaki Grup J dengan tiga kemenangan dari tiga laga, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan satu, lalu mereka harus bekerja keras untuk menaklukkan Cape Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu di babak sebelumnya. Kualitas mereka ada di semua lini — Messi jadi pengatur serangan di lini depan, Enzo dan Mac Allister mengendalikan lini tengah, dan ada banyak opsi dari bangku cadangan. Satu-satunya catatan adalah laga hingga perpanjangan waktu itu mungkin sedikit menguras tenaga para pemain senior mereka di fase akhir pertandingan.
Mesir mencatat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya. Mereka finis kedua di Grup G tanpa terkalahkan, lalu menahan Australia 1-1 setelah 120 menit dan memenangkannya lewat adu penalti. Salah jelas menjadi tumpuan utama mereka, tetapi sebagian besar pemain lain di skuad ini bermain di kompetisi domestik di tanah air, dan perpanjangan waktu serta adu penalti itu pasti menguras tenaga mereka. Mereka akan bertahan dalam dan mengincar serangan balik, tetapi mereka tidak punya kedalaman skuad yang cukup untuk mempertahankannya selama 90 menit.
Kita tahu Argentina memenangkan satu-satunya laga uji coba level senior antara kedua tim dengan skor 2-0 pada 2008, dan mereka juga selalu menang dalam setiap pertandingan Piala Dunia melawan tim-tim Afrika. Kesenjangan kualitasnya jelas. Argentina seharusnya menguasai permainan dan menciptakan peluang secara rutin, sementara Mesir akan kesulitan menahan mereka selama 90 menit penuh. Saya menjagokan Argentina -1,25 untuk laga ini.